• Sabtu, 4 Desember 2021

Viral Bocah Telan 6 Baterai Bikin Ibu dan Dokter Syok Setelah Lihat Hasil Sinar X

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 09:07 WIB
Baterai (Mahri Priyatno)
Baterai (Mahri Priyatno)

Beberapa waktu lalu beredar sebuah video yang memperlihatkan betapa paniknya seorang ibu ketika mengetahui anak laki-lakinya menelan baterai. Tentu saja, tak butuh waktu lama video tersebut akhirnya viral di media sosial.

Video yang diunggah oleh akun TikTok @hanizahhanysha itu memperlihatkan seorang anak laki-laki sedang duduk di sebuah kursi roda. Ternyata, ia baru saja dilarikan ke rumah sakit karena diketahui telah menelan baterai yang memang berbahaya.

Sang ibu pun menceritakan betapa panik dirinya ketika mengetahui kejadian tersebut. Namun siapa sangka, jika penjelasan dari dokter terkait pemeriksaan sinar X justru membuat sang ibu nyaris pingsan. Bagaimana tidak, ada sekitar enam buah baterai di dalam tubuh anaknya.

Berdasarkan penjelasan yang diberikan, anak itu menelan baterai disaksikan oleh saudara kembarnya. Lantas, si saudara kembar melapor kepada ibunya.

Dokter juga menjelaskan, bahwa hasil pemeriksaan dari sinar X memperlihatkan lokasi baterai sudah dekat dengan saluran pembuangan sehingga berpotensi keluar bersama kotoran. Meski demikian, dokter dan perawat juga sempat terkejut saat mengetahui ada enam buah baterai yang bersarang di tubuh mungil bocah tersebut. Tak heran jika kemudian mereka menyebutnya sebagai Iron Man atau manusia besi.

Keracunan asam baterai pada anak

Baterai merupakan benda asing yang terbuat dari lithium atau alkalin yang bersifat asam. Alhasil, benda ini sangat membahayakan kesehatan anak jika tertelan. Dipastikan, situasi bisa memburuk karena baterai mengandung asam. Mengunyah atau sekadar menjilati baterai bisa menyebabkan luka bakar di sekitar mulut karena asam tersebut.

Apa yang wajib dilakukan saat anak menelan baterai

Seperti yang diketahui, anak-anak bisa dengan mudah menemukan baterai di dalam rumah. Baik itu dari mainan ataupun benda lain yang ada di sekitarnya. Jika seorang anak menelan baterai, maka dokter akan melakukan tindakan bernama endoskopi.

Namun, ada beberapa situasi yang jadi dasar tindakan tersebut. Di antaranya jika baterai terjebak di area tenggorokan, anak kesulitan bernapas, muntah disertai darah, sakit perut akut, atau baterai belum keluar melalui feses hingga lebih dari dua hari.

Pada situasi semacam itu, sebaiknya tidak memberi anak apapun, baik itu makanan atau minuman. Hal paling penting lainnya adalah jangan pernah mencoba membuat anak muntah secara paksa. Sebab, tindakan tersebut bisa meningkatkan kemungkinan baterai kembali terdorong ke dalam saluran pencernaan.

Tips penting mencegah anak menelan baterai

Anak-anak tentu tidak bisa berhenti bermain dari apapun di sekitarnya. Bahkan sebagian besar anak juga belum mampu membedakan mana yang benar dan salah. Seorang anak tidak akan bisa berhenti bermain karena memang mereka sangat menyukai eksplorasi beserta eksperimen. Berkat itu pula, mereka bisa mempelajari sesuatu.

Orangtua memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan lingkungan yang aman supaya anak bisa belajar dan tumbuh. Demi keselamatan anak dan mencegahnya terhindar dari segala risiko menelan baterai, sebaiknya lakukan beberapa langkah.

Pastikan anak berada di lingkungan yang aman dan tidak ada zat atau benda berbahaya di sekitarnya. Terus awasi anak-anak saat bermain untuk meminimalisir risiko. Simpan baterai dan benda berbahaya lainnya di dalam kotak yang tak terjangkau oleh anak atau simpan soket baterai di dalam mainan yang ditutup selotip. Dengan begitu, anak tidak bisa mengaksesnya.

Meski berbahaya, tapi tak perlu berhenti membeli mainan favorit anak hanya karena mainan tersebut membutuhkan baterai. Hal paling penting adalah kewaspadaan dan perhatikan baterai tetap utuh sehingga anak-anak aman. Jika terjadi kecelakaan, maka segera temui dokter sebagai salah satu langkah terpenting.

Editor: Mahri Priyatno

Sumber: Berbagi Semangat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X