• Sabtu, 4 Desember 2021

Diduga Kabur dari Karantina Sepulang dari AS, Rachel Vennya Kehilangan Followers

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 09:32 WIB
Rachel Vennya (Mahri Priyatno)
Rachel Vennya (Mahri Priyatno)

Semenjak beredar kabar, Rachel Vennya kabur dari karantina sepulang dari Amerika Serikat, selebgram populer itu terus jadi sorotan publik. Ibu dari dua orang anak tersebut mendapat beragam komentar di media sosial akibat viral kabar dirinya kabur dari Wisma Atlet.

Kini, Rachel Vennya harus menerima imbas dari kasus yang telah menyeret namanya tersebut. Alhasil, jumlah pengikutnya di media sosial pun semakin merosot.

Diketahui, sejak nama Rachel Vennya sering muncul jadi trending topic Twitter, mantan istri dari Niko Al Hakim ini terus diminta untuk melakukan klarifikasi. Namun hingga kini, Rachel hanya mengucapkan permintaan maaf tertulis melalui unggahan story di akun Instagram pribadinya.

Sejak kasus kabur dari karantina ini mencuat, banyak orang mulai membicarakan soal jumlah followers Rachel yang terus menerus mengalami penurunan. Salah satunya melalui unggahan video TikTok yang memperlihatkan jumlah followers Rachel Vennya tersisa 6.825.864 setelah kehilangan sebanyak 3.000 akun pengikut.

Konfirmasi kasus dari pihak terkait

Sebelumnya sempat diberitakan, bahwa Kapendam Jaya Kolonel Herwin BS mengonfirmasi soal Rachel Vennya yang kabur dari masa karantina kesehatan. Saat itu, Rachel memang baru saja pulang dari Amerika Serikat setelah bekerja sekaligus berlibur dengan sesama rekan artis.

Rachel memang menjalani karantina di Wisma Atlet Pademangan tapi hanya sekitar tiga hari saja. Setelah itu, dirinya dikabarkan kabur dari tempat karantina dibantu oleh oknum TNI.

Jika hal tersebut terkonfirmasi benar, maka Rachel Vennya telah melanggar aturan SE No 18 Tahun 2021 mengenai Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional di Masa Pandemi oleh Satgas Covid-19. Di dalam aturan tersebut telah disebutkan, bahwa semua pelaku perjalanan internasional yang berstatus WNI maupun WNA wajib melakukan karantina selama 8x24 jam.

Aturan baru soal karantina WNI dan WNA yang masuk Indonesia

Dikabarkan, lama karantina untuk WNI ataupun WNA yang hendak memasuki Indonesia saat ini hanya selama lima hari saja dari yang sebelumnya delapan hari. Perubahan durasi karantina ini disesuaikan dengan aturan kedatangan pelaku perjalanan internasional di masa pandemi yang telah diperbarui oleh pemerintah.
Berdasarkan SE Satgas Penanganan Covid-19 No 20 Tahun 2021, ada beberapa aturan yang memang wajib dipenuhi oleh para pelaku perjalanan asing. Baik itu WNI ataupun WNA. Adapun aturannya sebagai berikut:

Sertifikat vaksin Covid-19 dosis lengkap

Aturan wajib yang pertama adalah menunjukkan kartu ataupun sertifikat vaksin Covid-19 lengkap, minimal 14 hari sebelum keberangkatan. Bagi WNI yang belum mendapat vaksinasi di luar negeri, akan dilakukan vaksinasi di tempat karantina setelah tiba di Indonesia. Dengan catatan, hasil tes PCR yang dilakukan adalah negatif.

Begitu juga untuk WNA yang belum divaksinasi akan dilakukan vaksinasi di tempat karantina setibanya di Indonesia. Adapun syarat yang wajib dipenuhi adalah berusia 12-17 tahun, memiliki izin tinggal diplomatik dan juga izin tinggal dinas, memiliki KITAS atau KITAP.

Namun aturan tersebut dikecualikan untuk WNA pemegang visa diplomatik dan visa dinas yang melakukan kunjungan resmi. Termasuk juga WNA yang masuk Indonesia dengan skema Travel Corridor Arrangement.  

Hasil tes PCR negatif berlaku selama tiga hari

Menunjukkan hasil tes PCR yang berlaku selama tiga hari sebelum keberangkatan, kemudian dilampirkan ketika dilakukan pemeriksaan kesehatan atau e-HAC Internasional Indonesia.

Melakukan tes PCR ulang disertai karantina selama lima hari di tempat sesuai rekomendasi Satgas Covid-19

Para pelaku perjalanan internasional juga wajib melakukan tes PCR ulang dan karantina selama lima hari. Namun, hal ini tidak termasuk Pekerja Migran Indonesia (PMI), pelajar, dan pegawai pemerintah yang kembali dari perjalanan dinas luar negeri. Bagi WNI di luar kriteria tersebut, wajib menjalani karantina di tempat akomodasi karantina sesuai rekomendasi Satgas Covid-19.

Editor: Mahri Priyatno

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X