• Kamis, 28 Oktober 2021

Salah Transfer Biaya Hotel Rp 23 Ribu Jadi Rp 23 Juta, Manager Berkelit dan Ancam Pecat Karyawan

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 09:45 WIB
Salah transfer biaya hotel (Mahri Priyatno)
Salah transfer biaya hotel (Mahri Priyatno)

Salah transfer bisa jadi salah satu bentuk tindakan mengerikan yang dilakukan seseorang. Apalagi jika nominalnya cukup besar. Sayangnya, kejadian tersebut baru-baru ini dialami oleh seseorang berdasarkan cerita yang diunggah melalui akun Twitter @0412Array. Sontak, unggahan soal salah transfer untuk pembayaran biaya hotel senilai Rp 23 ribu menjadi Rp 23 juta itu viral di media sosial.

Akun Twitter yang dimaksud menyebutkan, bahwa kakaknya baru saja melakukan salah transfer biaya hotel. Angkanya luar biasa besar, yaitu Rp 23 juta. Diketahui, sang kakak salah saat mengetik nominal transfer yang seharusnya Rp 23 ribu untuk biaya reschedule hotel.

Menurut cerita yang beredar, keluarga tersebut hendak berlibur ke Bandung. Mereka berasal dari Purwakarta yang terdiri dari suami istri dan dua orang anak balita. Saat itu, mereka berencana untuk jalan-jalan ke Bandung menggunakan motor dan menginap semalam di sebuah hotel.

Awalnya, kakak dari A0412Array ini salah memilih tanggal check in. Nahasnya, hal tersebut baru diketahui setelah mereka tiba di hotel dan segera melakukan reschedule. Adapun biaya reschedule tersebut sebesar Rp 23 ribu yang dilakukan melalui aplikasi. Sementara harga menginap satu kamar di hotel tersebut sebesar Rp 500 ribu.

Kurangnya konsentrasi ternyata memengaruhi tindakan dari sang kakak. Nominal Rp 23 ribu justru ditransfer sebesar Rp 23 juta, tepat setelah mendapat nomor virtual account pembayaran. Kebetulan di hari sebelumnya, kakak dari @0412Array ini baru saja melakukan pencairan utang senilai Rp 30 juta untuk tambahan biaya pembangunan rumah. Alhasil, saldo rekeningnya tersedia sebanyak Rp 35 juta.

Setelah proses transfer usai dilakukan, manager hotel segera menghampiri keluarga tersebut dengan sangat ramah. Bahkan, sang manager hotel tersebut sempat menawarkan semacam reward sekaligus treatment VIP tanpa memberitahukan soal kesalahan transfer.

Singkat cerita, setelah akhirnya masuk ke dalam kamar hotel, pihak aplikasi pemesanan tiket menghubungi kakak dari @0412Array. Pihak aplikasi tersebut mengkonfirmasi pembayaran biaya reschedule tersebut sebesar Rp 23 juta.

Mendengar informasi tersebut, kakak dari pemilik akun Twitter tadi segera memeriksa rekening dan benar saja, jumlahnya berkurang sebanyak Rp 23 juta. Dengan panik, mereka kembali menghubungi pihak hotel. Namun sayangnya, manager hotel tersebut sudah pulang dan akhirnya disambung melalui panggilan telepon.

Tak disangka, manager hotel ini justru berkelit saat dikonfirmasi perihal kesalahan jumlah transfer tersebut. Cuitan dari @0412Array mengungkap, pada intinya pihak hotel tersebut tak peduli dan transaksi tidak bisa dibatalkan atas perintah atasannya. Akan tetapi, saat diminta nomor telepon direktur hotel, manager tersebut menolak memberikannya.

Sampai malam tiba, keluarga tersebut belum mendapat kepastian apapun. Padahal, harga normal kamar VIP di hotel terkait hanya sekitar Rp 2 juta. Salah satu karyawan hotel bersedia membantu proses negosiasi agar keluarga tersebut bisa segera mendapat solusi. Namun siapa sangka, karyawan tersebut justru mendapat ancaman pemecatan.

Cuitan viral tersebut menuai beragam reaksi dari warganet. Tak sedikit dari mereka yang menyayangkan kejadian tak mengenakkan itu. Bahkan, mereka berharap agar keluarga dari @0412Array bisa segera mendapat kejelasan dari pihak hotel terkait.

Editor: Mahri Priyatno

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Seorang Bocah Hanyut di Gorong-Gorong Demi Sandal

Rabu, 13 Oktober 2021 | 19:25 WIB
X