• Kamis, 28 Oktober 2021

Tak Kalah Seru, Begini Permainan Tradisional Belanda yang Bikin Warganet Melongo

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 14:55 WIB
Permainan tradisional Belanda (Mahri Priyatno)
Permainan tradisional Belanda (Mahri Priyatno)

Squid Game adalah salah satu serial Netflix asal Korea Selatan yang masih saat ini terus jadi bahan perbincangan di berbagai media. Drama yang dibintangi Lee Jung Jae ini memang layak untuk disaksikan karena menampilkan sejumlah permainan tradisional anak-anak di Negeri Ginseng.

Beberapa permainan masa kecil yang tampil di dalam serial tersebut adalah ‘Lampu Merah, Lampu Hijau’, Tarik Tambang, Permen Dalgona dengan empat simbol, sampai permainan adu kelereng. Melihat hal tersebut, tak heran jika kemudian banyak warganet yang memparodikannya. Mereka bahkan turut menampilkan beberapa permainan tradisional dari negara masing-masing.

Salah satu yang mencuri perhatian dan sempat viral di dunia maya adalah video TikTok unggahan seorang wanita asal Belanda. Di dalam video tersebut, dia menunjukkan beberapa permainan tradisional anak-anak asal Negeri Kincir Angin yang ternyata cukup unik.

Video unggahan akun @sophiehol1 itu sontak menuai berbagai reaksi dari warganet asal Indonesia. Bagaimana tidak, hampir semua permainan tradisional yang ditunjukkan wanita Belanda itu sama persis dengan ragam permainan yang sering dilombakan masyarakat Indonesia jelang Hari Kemerdekaan 17 Agustus.

Beberapa permainan yang ditunjukkan oleh wanita tersebut di antaranya memasukkan paku ke dalam botol yang dia sebut dengan spijkerpoepen. Kemudian, ada juga permainan makan wafer digantung dengan seutas tali yang sangat mirip dengan lomba makan kerupuk. Namun di Belanda, permainan tersebut dikenal dengan nama koekhappen.

Dan permainan terakhir adalah membawa telur menggunakan sendok yang sengaja digigit di mulut. Tentu saja, permainan semacam ini biasanya menggunakan kelereng jika di Indonesia. Wanita asal Belanda itu justru menyebutnya dengan eierlopen.

Lucunya, mengingat berbagai kesamaan antara permainan tradisional Belanda dan Indonesia itu banyak warganet yang beranggapan jika permainan anak-anak Indonesia selama ini adalah warisan penjajah Belanda di masa lampau.

Tak heran jika kemudian video tersebut dilihat lebih dari 1,1 juta kali dengan 109 ribu tanda suka dan komentar-komentar kocak.

Dolanan tradisional asal Indonesia yang ternyata berasal dari Eropa

Selain memasukkan paku ke dalam botol, memakan kerupuk, dan adu kelereng, ternyata ada lagi permainan tradisional anak-anak Indonesia yang berasal dari luar negeri. Salah satunya adalah engklek yang rupanya juga berasal dari Belanda. Dulu, permainan ini diperkenalkan oleh anak-anak Belanda sebelum akhirnya populer di Indonesia.

Dalam bahasa Belanda, engklek dikenal dengan sebutan zondaag maandag. Meski tak ada satupun bukti otentik yang menguatkan asal permainan satu ini, tetapi dugaan yang dimaksud muncul lantaran engklek telah lebih dulu populer di Eropa.

Di masa perang dunia, engklek jadi permainan yang cukup sering dimainkan oleh anak perempuan asal Eropa. Pada masa kolonialisme, permainan ini pun dibawa ke Nusantara yang kemudian ditiru sebagian besar anak pribumi. Engklek memang sangat mudah dimainkan karena tidak membutuhkan alat-alat rumit ataupun mahal. Cukup dengan membuat garis-garis sedemikian rupa di tanah, maka engklek sudah bisa dimainkan dengan keseruan yang nyata.

Ketika Indonesia merdeka, tak heran jika engklek semakin dikenal secara luas oleh masyarakat.
Bahkan, anak-anak di kawasan pedesaan Jawa Tengah kerap menjadikannya salah satu permainan favorit.
Ternyata memiliki nama berbeda

Dikenal dengan nama zondaag maandag dalam bahasa Belanda, permainan engklek kemudian diadopsi lagi dalam bahasa lokal. Beberapa di antaranya seperti suda manda, sunda manda, atau sudah manda. Akan tetapi, masyarakat Jawa tetap menyebutnya dengan engklek.

Sementara masyarakat Gorontalo lebih mengenal engklek dengan sebutan tengge-tengge. Berbeda lagi dengan Merauke yang menyebutnya gili-gili. Adapun masyarakat Betawi menyebut engklek sebagai deprok dan masyarakat Bangka Belitung menyebutnya cak lingking.

Editor: Mahri Priyatno

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Seorang Bocah Hanyut di Gorong-Gorong Demi Sandal

Rabu, 13 Oktober 2021 | 19:25 WIB
X