• Kamis, 28 Oktober 2021

Ini Penyebab Layanan Whatsapp, Instagram, dan Facebook Down! Kerugian Ditaksir Mencapai Rp 99,5 Triliun

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 08:00 WIB
Facebook, Whatsapp, dan Instagram down (Mahri Priyatno)
Facebook, Whatsapp, dan Instagram down (Mahri Priyatno)

Facebook kembali memberi penjelasan mengenai penyebab layanannya, termasuk Instagram dan Whatsapp down selama kurang lebih enam jam pada 4 Oktober 2021 lalu. Alasan tersebut dijelaskan oleh Santosh Janardhan selaku VP Infrastructure Facebook melalui situs resmi perusahaan.

Berdasarkan pernyataan Santosh, berhentinya layanan Facebook, Instagram, dan Whatsapp terjadi ketika dilakukan tindakan pemeliharaan rutin di jaringan backbone global perusahaan. di saat yang sama, command yang diberikan untuk tujuan menghitung ketersediaan jaringan backbone global itu ternyata tak sengaja memutus semua sambungan di pusat data Facebook.

Sebenarnya, sistem Facebook didesain untuk melakukan audit command supaya mencegah kesalahan semacam itu. Akan tetapi, bug yang terdapat pada tool audit justru membuat sistem tidak bisa bekerja sebagaimana mestinya.

Terputusnya sambungan atau koneksi tersebut pada akhirnya menciptakan masalah baru yang lebih serius. Pasalnya, Facebook jadi tidak bisa menjangkau server DNS yang dimiliki. Parahnya lagi, jaringan internet pun tak bisa mencarinya.
Menurut Santosh, peristiwa kemarin terjadi begitu cepat. Ketika tim Facebook berusaha mencari tahu apa yang terjadi beserta seluruh penyebabnya, mereka justru menemui dua rintangan besar. Begitu yang ditulis oleh Santosh.

Rintangan pertama adalah Facebook cukup kewalahan mengakses data center secara normal karena matinya jaringan. Sementara rintangan kedua adalah hilangnya DNS telah merusak banyak tool internal milik perusahaan yang biasanya berfungsi untuk menyelidiki sekaligus menyelesaikan masalah pemadaman semacam ini.

Tim Facebook bekerja secara langsung

Mengingat kondisi yang serba sulit tersebut, tim Facebook akhirnya dikirim ke lokasi data center untuk menyelesaikan masalah sekaligus melakukan restart sistem. Akan tetapi, hal tersebut membutuhkan waktu. Sebab, seluruh fasilitas yang ada pada data center dibuat dengan tingkat keamanan fisik dan sistem cukup tinggi.

Inilah alasan mengapa tim Facebook agak kesulitan untuk masuk dalam fasilitas terkait. Hardware beserta router yang ada di dalam fasilitas data center tersebut juga dirancang sulit dimodifikasi meski telah memiliki akses fisik. Alhasil, tim jadi membutuhkan waktu lebih lama untuk mengaktifkan tiap protokol keamanan sehingga mereka bisa bekerja di sana.

Namun ternyata, ketika jaringan backbone kembali pulih, masalah pun belum usai. Salah satu masalah utamanya ada pada data center karena ada lonjakan lalu lintas saat jaringan kembali online. Meski sempat khawatir akan terjadinya sejumlah masalah, Facebook pada akhirnya mampu mengatasi masalah tersebut. Pasalnya, salah satu perusahaan raksasa ini memang telah beberapa kali melakukan simulasi ketahanan jika terjadi masalah sistem.

Melalui upaya tersebut, layanan Facebook, Instagram, dan Whatsapp pun berangsur membaik secara cepat tanpa adanya kerusakan sistem lebih lanjut. Santosh juga mengatakan, meski Facebook belum pernah sekalipun menjalankan simulasi matinya jaringan backbone global, perusahaan tetap akan mencari cara sekaligus merencanakan simulasi tersebut nantinya.

Upaya untuk segera meningkatkan layanan

Dengan adanya masalah ini, Facebook jadi memiliki kesempatan untuk belajar dan menjadi lebih baik di masa yang akan datang. Setiap masalah kecil ataupun besar sudah pasti akan diulas lebih lanjut oleh perusahaan demi membuat sistem yang jauh lebih baik lagi.

Santosh pun turut menyorot upaya perusahaan yang seakan tak pernah berhenti untuk memperkuat sistem keamanan guna mencegah segala akses yang tidak sah. Namun ternyata upaya tersebut berdampak pada upaya pemulihan yang dilakukan karena penyebabnya bukanlah aktivitas jahat melainkan kesalahan pada sistem internal.  

Namun Santosh percaya, apa yang mereka lakukan sepadan. Seluruh tim Facebook pun berkomitmen untuk terus memperkuat pengujian, latihan, dan keseluruhan ketahanan yang dimiliki agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.  

Editor: Mahri Priyatno

Sumber: detik.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Seorang Bocah Hanyut di Gorong-Gorong Demi Sandal

Rabu, 13 Oktober 2021 | 19:25 WIB
X