• Sabtu, 4 Desember 2021

Heboh! Atlet Gantole PON XX Papua Jatuh Di Atas Atap Rumah Warga Hingga Ambruk

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 13:08 WIB
Atlet gantole mendarat di rumah warga (Mahri Priyatno)
Atlet gantole mendarat di rumah warga (Mahri Priyatno)

Pagelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 tengah jadi sorotan publik. Baru-baru ini viral momen seorang atlet gantole yang tiba-tiba mendarat di pemukiman warga. Alhasil, media sosial pun geger dibuatnya.

Peristiwa tak terduga itu pertama kali dibagikan oleh akun Twitter @jayapuraupdate. Akun tersebut mengunggah video evakuasi atlet gantole yang tersangkut di genteng rumah penduduk setempat.

Dalam video tersebut, terlihat seorang atlet gantole tengah tergantung tepat di atas genteng. Pria itu mendarat di atap rumah salah seorang warga. Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan di sebagian atap rumah. Bahkan ada beberapa bagian yang ambruk.

Diketahui, atlet gantole itu tersangkut dalam posisi setengah menggantung. Diduga, peristiwa tersebut terjadi karena perlengkapan terbang yang digunakan terbelit di genteng. Inilah yang membuat sang atlet tak kuasa untuk membebaskan diri. Ia tampak pasrah tergantung tak berdaya di atap rumah. Bagian atas tubuhnya ada di atas genteng, sedangkan bagian bawah tubuh ada di dalam rumah.

Puluhan warga pun beramai-ramai membantu proses evakuasi dan berusaha menolong. Sebagian warga terlihat memegang tubuh sang atlet dari atas atap agar tidak terjatuh. Sementara warga lain berusaha mengangkat kaki atlet itu supaya tubuhnya tidak terlalu terbebani. Beberapa warga lainnya tengah memotong tali sekaligus perlengkapan terbang milik sang atlet yang tersangkut.

Setelah membutuhkan waktu cukup lama, akhirnya warga berhasil menurunkan sang atlet dengan selamat. Namun, pria itu harus digotong perlahan ke bawah. Kondisinya belum diketahui secara pasti, tetapi video tersebut justru membuat warganet bernapas lega. Mereka menilai bahwa atlet itu beruntung karena tidak mendarat darurat di tempat yang berbahaya.

Dikabarkan, venue paralayang PON XX Papua ini berada di Bukit Kampung Buton, Entrop, Distrik Jayapura Selatan. Namun siapa sangka, tempat landing atlet tersebut ternyata berada tepat di samping penangkaran buaya. Jaraknya sekitar 100 meter saja. Di mana ada lima kolam yang masing-masing berisi 10 hingga 12 ekor buaya.

Atlet gantole itu bernama Khaidir Anas yang berasal dari Sumatera Barat

Melansir dari Antara, atlet gantole yang bernasib nahas tersebut bernama Khaidir Anas. Insiden jatuhnya atlet asal Sumatera Barat ini terjadi ketika ia berlaga di kelas A Lintas Alam Lapangan Advent Doyo Baru PON XX Papua 2021. Kejadian tersebut membuatnya harus menjalani perawatan secara intensif di Rumah Sakit Youwari, Kota Jayapura.

Philips R. Sakti, pelatih gantole dari kontingen Sumatera Barat mengatakan, Khaidir telah menjalani sejumlah tes radiologi. Hasilnya memang ada tulang punggung yang dinyatakan merenggang.
Apalagi, Khaidir terjatuh dalam posisi kening yang mendarat pertama kali. Itulah yang akhirnya menyebabkan lebam dan lecet. Selain itu, Khaidir mengalami syok dan sesak napas. Insiden in tentu membuatnya tak bisa melanjutkan pertandingan di kelas A untuk kategori lintas alam.

Penyebab jatuhnya Khaidir saat bertanding

Philips menduga penyebab insiden terjatuhnya Khaidir bukan karena angin yang terlalu kencang. Akan tetapi, penggunaan layangan baru dengan teknologi canggih. Menurutnya, alat tersebut memiliki mobilitas cukup tinggi dan agak liar untuk dikendalikan. Namun, alat tersebut bisa membuat atlet menyelesaikan kategori lintas alam dalam waktu singkat.

Masalahnya, layangan jenis ini belum sering digunakan Khaidir Anas di sejumlah latihannya. Dulu sempat digunakannya untuk aero touring atau ditarik gantole bermotor, tapi gagal. Begitu juga saat akan mengikuti perlombaan di Banten. Khaidir Anas telah melakukan registrasi tapi gagal bertanding karena motor penarik gantole mengalami kerusakan.

Editor: Mahri Priyatno

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X