• Sabtu, 4 Desember 2021

Bahaya! Jangan Pernah Sekalipun Menahan Kentut Karena Berpotensi Masuk ke Aliran Darah

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 09:03 WIB
Jangan menahan kentut (Mahri Priyatno)
Jangan menahan kentut (Mahri Priyatno)

Siapa sangka, ternyata menahan kentut bisa jadi tindakan yang membahayakan kesehatan. Masalahnya, tak sedikit orang yang menahan kentut apalagi saat berada di tengah kerumunan.

Sebab, gas yang dikeluarkan dari dalam tubuh secara sembarangan terkadang mengeluarkan aroma tak sedap sehingga mengganggu kenyamanan orang di sekitarnya. Tak heran jika kemudian kentut sembarangan di tempat umum dianggap sebagai perilaku buruk dan jauh dari kata sopan.

Namun faktanya, menahan kentut justru berisiko membuat kesehatan terganggu. Hal ini dikemukakan oleh seorang ahli Bedah bernama Dr. Karan Rajan melalui unggah di media sosial TikTok.

Diketahui, Dr. Karan memberi peringatan bahwa menahan perut kembung justru bisa menyebabkan terciptanya gas yang harusnya keluar, tapi masuk ke dalam aliran darah. Kemudian dihembuskan lagi bersamaan dengan napas. Tentu bisa dibayangkan jika hal tersebut benar-benar terjadi bukan?

Video unggahan Dr. Karan Rajan mengenai fakta menarik kentut tersebut sudah ditonton 2 juta kali. Pada unggahan lain, Dr Karan juga sempat membagikan informasi tentang rata-rata orang kentut dalam sehari sampai alasan mengapa seseorang kentut.

Berdasarkan ilmu yang dimilikinya, Dr. Karan mengklaim bahwa rata-rata orang kentut dalam sehari sebanyak 14 kali. Bahkan, dokter tersebut mengatakan semakin banyak justru semakin meriah. Pasalnya, pengeluaran penumpukan gas dalam tubuh ini memang harus benar-benar dikeluarkan jika tidak ingin terjadi komplikasi yang lebih parah pada tubuh.

Apabila ada seseorang yang menyatakan bahwa dirinya tidak kentut sama sekali dalam sehari, bisa dipastikan orang tersebut sedang berbohong. Sebab, hal semacam itu tak bisa terjadi kecuali orang yang dimaksud tengah mengalami gangguan usus yang merupakan bagian dari situasi darurat medis.

Selain itu, Dr. Karan Rajan juga mengungkap, bahwa volume kentut rata-rata harian untuk satu orang cukup untuk mengisi balon udara di angkasa.

Proses terjadinya kentut pada manusia juga turut dijelaskan secara detail oleh Dr. Karan Rajan. Pada dasarnya, sekitar 75 persen kentut diproduksi oleh jutaan bakteri yang terdapat di usus besar.

Halaman:

Editor: Mahri Priyatno

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X